Apa yang anda lihat ini adalah bukan sekumpulan tikus yang dibakar oleh petani di sudut sawah karena memakan padi, tapi ini adalah sekumpulan manusia yang dibakar karena kondisi minoritas mereka yang hidup ditengah-tengah penduduk yang mempunyai keyakinan berbeda. Mereka adalah penduduk Muslim Burma yang dibantai karena ke-Islaman mereka, demi sesuatu yang diyakininya mereka mempertaruhkan nyawa dan dibantai tak ubahnya seperti tikus-tikus sawah.
Lembaga-lembaga HAM Internasional yang katanya selalu memperjuangkan Hak Asasi Manusia, bungkam dan menutup mata mereka dengan topeng anti toleransi yang sebenarnya masih menjadi ruh organisasi HAM yang mereka buat.
Muslim Internasional juga masih memposisikan masalah Muslim Burma di tumpukan paling bawah dari buku agenda Persaudaraan mereka. Mereka sibuk, berebut kekuasaan di negara masing-masing dengan perang saudara dan sebagian lainnya mencurahkan otak mereka untuk kemenangan Partainya yang secara Ironis satu Muslim di sebuah negara ada berbagai macam partai seperti halnya di Indonesia, padahal mereka satu Syahadat.
Muslim Burma juga manusia, mereka adalah bagian dari masyarakat Internasional yang mempunyai hak asasi seperti manusia-manusia yang lain dibumi ini. Siapapun tidak bisa dibenarkan untuk membantai mereka dan merampas hak hidup mereka.

No comments:
Post a Comment